Menu
Jasa Pembuatan website, SEO, dan promosi online

Menjadi Penulis Lepas

Nov
01
2015
by : A Reza A. Posted in : Blogging

Saat ini kita bisa merasakan bahwa teknologi berkembang pesat. Muncul model-model baru dan canggih dari alat komunikasi kita. Tak lupa, jaringan internet yang semakin diperluas, dipermudah aksesnya hingga kita bisa mendapatkan banyak informasi sekaligus mengembangkan relasi seluas mungkin.

Tapi dapatkah kita menghasilkan uang dengan menggunakan hal yang sudah menjadi bagian dalam hidup kita sehari-hari? Minimal untuk menambah isi kantong tanpa perlu bekerja berat. Pasti banyak yang menganggap hal itu hanya khayalan atau isapan jempol belaka. Mungkin pendapat semacam itu juga tidak sepenuhnya salah bila kita keliru dalam menilai, memilih dan melangkah di dunia online.

Cara yang paling masuk akal saat ini adalah dengan menulis. Sadar atau tidak, 65% web yang kita buka setiap hari berisi tulisan. Memang tidak semuanya tulisan, ada juga gambar, video, bahasa pemrograman dan sebagainya. Tapi hampir sebagian besar yang kita cari di dunia maya adalah informasi yang masih berupa tulisan atau campuran antara tulisan, gambar, video, program, dan sebagainya.

Di sinilah letak kesempatan kita untuk menambah pemasukan yaitu dengan menjadi penulis lepas. Hal yang perlu kita siapkan cukup sederhana dan sangat familiar dengan kita. Kita cukup memanfaatkan koneksi internet, e-mail, relasi, nomor ponsel, nomor rekening, informasi terkini, sedikit imajinasi dan yang paling utama adalah kemampuan kita di bidang tulis-menulis. Jika semuanya telah siap, kita bisa memulai karier kita sebagai penulis lepas.

Menjadi penulis lepas

Menjadi penulis lepas (Ilustrasi/pixabay)

Keunggulan bekerja sebagai penulis lepas adalah kita tak terikat ruang khusus dan waktu tempuh untuk sampai ke tempat kerja. Kita bisa menulis di mana pun dan kapan pun kita mau. Bahkan Saat tak membawa perangkat canggih pun, kita tetap bisa menulis menggunakan kertas dan ballpoint atau alat tulis lain yang kita bawa agar ide-ide kita tidak menguap begitu saja.

Memang ada satu-dua tuntutan wajib bagi kita yang bersungguh-sungguh menjadi penulis lepas. Minimal kita akan lebih sering terkoneksi dengan internet untuk mencari informasi relevan, mengirimkan artikel, memeriksa e-mail, mengonfirmasi kejelasan pembayaran apabila artikel atau tulisan kita tembus.

Perlu kita akui bahwa kegiatan menulis memang membutuhkan informasi relevan, konsentrasi, imajinasi dan waktu. Bila kesulitan atau bingung untuk memulai dari mana, kita dapat memulainya dengan menulis pengalaman hidup kita sehari-hari ala buku harian atau diary.

Tentu tidak semua hal kita tulis, kita dapat memilih satu atau dua peristiwa bermakna dari pengalaman yang sudah kita alami di hari itu dengan gaya bahasa kita sendiri tanpa perlu takut terikat aturan baku mengenai pembuatan tulisan. Kita bebas mengekspresikan apa yang kita rasakan dengan gaya bahasa kita sendiri.

Setelah kita terbiasa menulis pengalaman keseharian kita ala diary, kita bisa meningkatkan kemampuan menulis kita dengan mencoba menulis sebuah artikel sederhana. Hal pertama yang kita lakukan adalah memilih tema yang akan kita tulis.

Usahakan memilih tema yang tidak terlalu luas atau sulit. Kita bisa memulai dengan menulis sebuah tips, trik atau mengenai panorama salah satu objek wisata di daerah kita.

Mulai di tahap ini, kita akan diikat oleh aturan penulisan baku. Untuk lebih jelasnya kita bisa mencari referensi atau acuan cara menulis artikel baku dari koran maupun majalah dengan membaca dan melihat pola penulisannya. Tujuannya adalah melihat dan mencari bentuk dan gaya bahasa kita dalam model tulisan baku yang memiliki aturan-aturan tertentu.

Setelah itu, kita bisa membuat kerangka tulisan sistematis (kita bisa menggunakan panduan ala jurnalis yaitu 5.What-1.How) mengenai hal-hal apa saja yang akan menjadi isi dari tulisan kita.

Kerangka tulisan ini tidak lepas dari informasi-informasi yang sudah ada lebih dulu. Untuk itu pilihlah informasi dari sumber-sumber yang dapat dipercaya, bukan hanya sekedar copy-paste. Karena sedikit banyak, sumber yang kita pilih akan menentukan kualitas informasi yang akan kita tulis.

Tema, kerangka tulisan sistematis dan beberapa informasi tadi kita ramu menjadi bentuk tulisan baru yang original. Sebagai awal, kita buat artikel dengan panjang 300 kata.

Bila telah terbiasa, bisa kita tambah porsi kata sebanyak 700 kata yaitu dengan mengubah artikel 300 kata yang telah kita buat dengan tambahan atau perbaikan. Dengan begitu kita dapat terus-menerus meningkatkan kemampuan menulis kita dengan latihan dan menjadikan kegiatan menulis sebagai kebiasaan.

Kini hal yang perlu diperhatikan dan cukup berat dalam dunia penulis lepas adalah soal originalitas artikel. Mungkin kita akan tergoda, memilih jalan pintas dengan meng copy-paste karya orang lain daripada menulis artikel kita sendiri dengan alasan bahwa cara tersebut lebih praktis dan cepat.

Namun perlu kita ketahui bahwa tindakan plagiarisme merupakan pantangan utama dari seorang penulis lepas. Mengingat sudah banyak penampung tulisan, memberikan syarat utama: artikel yang dikirimkan harus artikel ORIGINAL, bukan copy-paste dari web lain atau artikel original tapi sudah pernah dipublikasikan di web lain sebelumnya. Syarat dan ketentuan itu tergantung dari penyedia jasa penampung artikel yang kita pilih dan percayai.

Tantangan lain bagi penulis lepas adalah mencari penampung tulisan kita yang bisa dipercaya, fair dalam menghargai karya kita. Lalu menghindari penipuan online, karena marak sekali modus penipuan mengatasnamakan kerja online dengan embel-embel menjadi penulis lepas, atau mungkin juga penampung tulisan tersebut asli dan memberi uang jasa pada kita tetapi tanpa kita ketahui penampung tersebut mempermainkan harga, membayar penulis dengan uang jasa yang kecil untuk menjual tulisan itu dengan harga tinggi ke pihak ketiga.

Banyak modus yang dipakai dalam ranah penulis lepas ini. Untuk itu kita perlu hati-hati dan selektif dalam memilih penampung tulisan kita. Minimal kita bisa mensurvei lewat web atau forum-forum mengenai penulis lepas dan aktif bertanya dalam forum tersebut (terutama) dengan bahasa yang sopan dan bijak agar informasi yang didapatkan benar. Kita juga bisa membandingkan komentar dalam forum-forum tersebut untuk kemudian mengambil keputusan.

Akhirnya, kita bisa memulai bekerja ringan dan mendapat tambahan pemasukan dari hal sangat familiar dengan kita. Perlu sebuah ketekunan untuk dapat menulis dengan baik. Untuk itu bagi siapa saja yang ingin menjadi penulis lepas, perlu memiliki relasi yang baik dengan pengumpul tulisan, jaringan informasi yang relevan dan terpercaya, buku-buku yang berkualitas dan relevan dengan tema yang akan di tulis, kreatifitas, gaya bahasa yang khas dan ‘spiritualitas pantat’. Artinya, harus betah, tekun dan duduk berlama-lama dalam menghasilkan sebuah artikel yang bermutu atau minimal sebuah tulisan yang baik.

Bagi yang mulai tertarik, silakan memulai. Karena impian dan pemikiran tak akan pernah terwujud bila tidak pernah diusahakan untuk diwujudkan dalam tindakan. Selamat berjuang menjadi penulis lepas yang kritis, kreatif, yang menghasilkan karya original dan bukan mengekor atau membebek lewat budaya copy-paste!

artikel terkait Menjadi Penulis Lepas

Senin 3 Juli 2017 | Blogging

Mengubah lalu-lintas website menjadi lead yang dapat mendatangkan pelanggan baru cukup sulit. Hal ini karena banyak pengunjung website tidak mengetahui tentang…

Minggu 18 Oktober 2015 | Blogging

Traveling merupakan hobi yang sedang naik daun saat ini. Hobi ini banyak diminati oleh kaum muda…

Kamis 12 Mei 2016 | Blogging

Kata-kata merupakan alat bagi penulis. Kata-kata itu bersuara dalam kepala, terlihat oleh mata pikiran, kemudian dipilih…

Sabtu 27 Januari 2018 | Blogging

Saat ini, pembaca blog memiliki banyak pilihan untuk dibaca, sehingga para blogger harus bersaing untuk mendapatkan…

Menjadi penulis lepas

Online Sejak 8 Maret 2013